BeritaInfo Bola

Peran Mbappe Timnas Prancis Dipertanyakan, Olise dan Dembele Jadi Sorotan Jelang Piala Dunia 2026

98
peran Mbappe timnas Prancis
peran Mbappe timnas Prancis

Mbappe Bukan Lagi Pusat Permainan Prancis? Rothen Soroti Peran Olise dan Dembele Jelang Piala Dunia 2026

Peran Mbappe timnas Prancis di Timnas Prancis kembali menjadi sorotan. Meski masih menjadi mesin gol utama Les Bleus, posisinya sebagai pusat permainan kini mulai dipertanyakan seiring munculnya talenta kreatif baru dalam skuad.

Komentar tajam tersebut datang dari mantan pemain internasional Prancis, Jerome Rothen, yang menilai struktur permainan tim nasional perlu disesuaikan dengan perkembangan pemain lain yang semakin matang.

Situasi ini mencuat di tengah performa impresif dua pemain muda berbakat, Michael Olise dan Ousmane Dembele, yang dinilai membawa dimensi teknis dan kreativitas berbeda dalam pola permainan Prancis.

Mbappe Dinilai Tetap Tajam, Namun Bukan Lagi Otak Serangan

Menurut Rothen, Kylian Mbappe masih sangat efektif sebagai pencetak gol dan tetap menjadi aset utama tim. Namun, ia meragukan apakah sang kapten masih cocok dijadikan pusat kreativitas permainan.

Ia menekankan bahwa tim modern membutuhkan distribusi peran yang jelas, bukan hanya bergantung pada satu pemain untuk mengatur tempo serangan.

Rothen menyatakan bahwa kekuatan utama Mbappe terletak pada kecepatannya, insting gol, dan kemampuan menembus pertahanan lawan. Oleh karena itu, peran sang bintang seharusnya difokuskan pada penyelesaian akhir, bukan sebagai pengatur serangan utama.

“Ketika Anda melihat para pemain di sekitarnya saat ini, Anda tidak bisa meminta Mbappe menjadi pemimpin teknis. Dia ada untuk mencetak gol, dan itu kekuatan terbesarnya,” ujar Rothen.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kontribusi Mbappe tetap krusial. Namun, struktur permainan dinilai perlu disesuaikan agar potensi seluruh pemain dapat dimaksimalkan secara optimal.

Olise dan Dembele Hadirkan Kreativitas Baru di Lini Serang

Rothen kemudian menyoroti kualitas teknis dua pemain lain yang dinilai memiliki kreativitas lebih tinggi dalam membangun serangan.

Menurutnya, Michael Olise dan Ousmane Dembele memiliki sentuhan bola, visi permainan, serta kemampuan eksplorasi ruang yang lebih fleksibel. Hal ini membuat keduanya lebih cocok menjadi pusat kreativitas dalam skema permainan modern.

Ia bahkan secara terbuka menyatakan bahwa kemampuan teknis kedua pemain tersebut berada di level berbeda dalam hal pengolahan bola dan improvisasi.

“Ketika Anda melihat Dembele dan Olise saat mereka menyentuh bola, itu luar biasa. Saya tidak ragu mengatakan bahwa apa yang mereka lakukan, Mbappe tidak selalu mampu melakukannya,” tambah Rothen.

Pandangan tersebut langsung memicu perdebatan di kalangan pengamat sepak bola Prancis. Banyak yang menilai perubahan struktur permainan memang diperlukan, terutama menghadapi turnamen besar dengan tekanan tinggi.

Deschamps Hadapi Ujian Besar Menuju Piala Dunia 2026

Menjelang Piala Dunia FIFA 2026, keputusan penting kini berada di tangan pelatih kepala Didier Deschamps.

Ia harus menentukan keseimbangan terbaik antara pemain pencetak gol dan pemain kreatif dalam tim.

Prancis sendiri tergabung dalam grup yang cukup kompetitif bersama Senegal, Irak, dan Norwegia. Setiap pertandingan akan menjadi ujian penting bagi stabilitas taktik dan chemistry antar pemain.

Performa Mbappe sebagai kapten akan tetap menjadi sorotan utama. Namun, integrasi Olise dan Dembele berpotensi menjadi faktor pembeda yang menentukan perjalanan Prancis di turnamen tersebut.

Exit mobile version